Pesona Bukit Unta Batu Daya (1)

Batu Daya atau Bukit Unta, sebuah nama tempat yang kedengarannya cukup sederhana dan familiar di kalangan pencinta alam/penggiat alam khususnya panjat tebing. Banyak kalangan yang bercita-cita memanjat tebing yang indah nan menawan itu baik dari Kalimantan Barat, pemanjat dari daerah lain di Indonesia maupun pemanjat mancanegara.


Tebing Unta boleh dikatakan atau dapat dikategorikan sebagai salah satu tebing terbesar di Kalimantan Barat selain Bukit Kelam bahkan masuk dalam kategori kiblat pemanjat nasional dan internasional.
Selain besar dan tinggi, Tebing Unta juga Indah nan menawan dengan bentuknya yang unik, seperti unta. Namun ada yang mengatakan juga seperti Kura-Kura serta berada di hutan tropis yang cukup lebat.
Namun, bagaimana nasib tebing yang menawan itu kini dan nanti ? Bagaimana nasib hutan tropis yang menjadi penyangga dan peneduh tebing itu hari ini ?
Dua pertanyaan diatas seolah menunjukkan ada sesuatu yang sedang dan akan terjadi disana. Eksploitasi dan penebangan hutan seakan tak bisa dibendung, hampir sekeliling Tebing Unta sudah tidak ada hutan, yang terlihat hanya sawit-sawit.
Banyak hal yang harus diperhatikan oleh semua elemen dalam hal pembukaan lahan, termasuk dampak-dampak yang akan disebabkan oleh kegiatan tersebut.
Hutan semakin gundul, global semakin panas, banjir mulai merata dimana-mana, binatang-binatang pun punah secara perlahan akibat habitatnya rusak. Selain itu masih banyak dampak negatif dari pembukaan lahan untuk alasan apapun.
'Gue Locek'

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »